Diet keto ialah diet yang merealisasikan pola santap rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Apabila konsumsi lemak normal ialah sekitar 20-30%, diet ketogenik menyarankan asupan lemak menjangkau 60-70%.

Beberapa pihak yang menyokong metode ini menuliskan diet ketogenik bisa menurunkan berat badan dalam masa-masa singkat dan menyerahkan energi yang lebih. Namun di sisi lain, pihak yang tidak setuju menuliskan bahwa cara ini merupakan teknik yang tidak sehat guna menurunkan berat badan.

Ada sekian banyak macam jenis diet yang dapat kita geluti cocok dengan selera masing-masing. Mulai dari diet vegan, diet mediterania, diet ocd, hingga diet keto. Namun, dari sekian banyak jenis diet tersebut sebetulnya mempunyai maksud dan destinasi yang sama, yaitu menurunkan berat badan. Hanya saja, konsep dan metodenya yang berbeda.

Belakangan ini, terdapat satu jenis diet yang sedang populer dan dilaksanakan oleh tidak sedikit orang, yaitu diet keto. Ya, pastinya Anda telah tahu apa tersebut diet keto, bukan? Diet keto ialah diet yang merealisasikan pola santap rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Memang terkesan terbalik, sebab banyak sekali diet malah membatasi jumlah lemak.

Tapi tidak boleh salah, diet keto sangat disukai karena sudah terbukti dapat menurunkan berat badan secara efektif dan cepat. Namun, walaupun demikian, diet ini mempunyai efek samping di tahap awal. Jadi, saat Anda merasakan efek sampingnya tidak boleh khawatir sebab itu melulu sementara.

Agar lebih jelas, berikut ialah beberapa efek samping dari diet keto.

1. Bau Napas
Hal kesatu yang terjadi ialah aroma napas menjadi tak sedap. Hal tersebut dikarenakan lemak pada tubuh terbelah menjadi energi. Nah, pecahnya lemak itu akan menerbitkan gas yang menyebabkan wewangian napas tak sedap. Bahkan tak melulu itu saja, gas kentut pun paling busuk baunya.

2. Gangguan Pencernaan
Dalam proses diet keto, fenomena paling tidak jarang dirasakan ialah gangguan pencernaan, laksana sembelit dan sulit buang air besar. Hal itu dikarenakan tingginya lemak dan kurangnya cairan. Tak jarang pun bahkan terdapat yang hingga lecet saat buang air besar. Namun tidak boleh khawatir karena itu melulu sementara. Untuk meminimalisir efeknya, perbanyaklah mengonsumsi air putih.

3. Tubuh Menjadi Berat
Hal ini pun kerap dirasakan oleh orang yang baru menjalankan diet keto. Tubuh bakal menjadi berat dan lambat, tak selincah biasanya. Anda bakal merasakannya saat berjalan kaki atau berlari. Namun tenang saja, efek ini dilangsungkan sementara dan nantinya Anda bakal terbiasa.

Baca Juga: Apa itu Diet Keto? dan Bagaimana Cara Diet Keto yang Benar?

Kategori: Tips & Informasi