Kopi Hijau VS Teh Hijau, Manakah Lebih Efektif Untuk Membakar Lemak?

Kopi Hijau vs Teh Hijau

Kunci penurunan berat badan yaitu dengan mengurangi asupan makan dan melakukan olahraga rutin. Dengan mengonsumsi kalori lebih sedikit dari yang dibakar tubuh, maka berat badan pun turun. Semudah itu? Teorinya seperti itu, tapi sering gagal dalam praktiknya.

Dengan banyaknya metode diet dan produk-produk pelangsing, membuat orang yang ingin melakukan program diet punya banyak pilihan ingin menerapkan metode diet mana atau menggunakan suplemen diet apa. Dari sekian banyak suplemen diet, kopi hijau dan teh hijau merupakan beberapa contoh herbal pelangsing yang banyak digunakan.

Antara teh hijau dan kopi hijau, mana yang lebih efektif? Berikut pembahasannya seperti dikutip dari livestong.com.

Baik kopi hijau maupun teh hijau mengandung kafein, yang berguna untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Dengan meningkatnya proses metabolisme, kecepatn pembakaran kalori dalam tubuh pun meningkat.

Akan tetapi, kafein tidak boleh dikonsumsi secara berlebih. Jika dikonsumsi lebih dari 200-300 mg per hari, maka dapat menimbulkan efek samping. Adapun kandungan kafein dalam secangkir kopi adalah sekitar 100 mg, sedangkan secangkir teh mengandung sekitar 14-60 mg kafein.

Teh Hijau (Green Tea)

Teh hijau memiliki kandungan antioksidan yang dinamakan antekin, yang mungkin berpengaruh terhadap dorongan penurunan berat badan. Zat antioksidan ini tampaknya efektif jika dipadukan dengan kafein, sehingga teh yang tidak mengandung kafein mungkin tak banyak membantu dalam penurunan berat badan. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam “Journal of Nutrition” pada tahun 2009, tentang penaruh pemberian minuman yang mengandung kantekin dan kafein dan minuman yang hanya mengandung kafein. Dalam penelitian ini, peserta diminta untuk berolahraga setidaknya 180 menit per minggu dan mempertahankan diet yang stabil. Kelompok peminum minuman dengan kafein dan kantekin mengalami penurunan berat badan lebih banyak ketimbang kelompok peminum kafein, dan juga kehilangan lebih banyak lemak perut.

Kopi Hijau (Green Coffee)

Meski hal ini perlu penelitian yang lebih lanjut, sejumlah bukti menunjukkan bahwa kandungan asam klorogenat pada kopi hijau dapat bermanfaat dalam penurunan berat badan. Dalam studi yang dipublikasikan dalam “Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity Targets and Therapy” pada tahun 2012, para peserta diberikan ekstrak kopi hijau atau plasebo selama metode pengobatan dalam periode tertentu. Para peneliti mengungkapkan bahwa peserta yang diberikan ekstrak kopi hijau mengalami penurunan berat badan dan lemak tubuh yang signifikan, bahkan tanpa adanya perubahan pola makan.

Itulah perbandingan antara kopi hijau dan teh hijau. Kembali pada Anda, apakah ingin memilih program diet dengan teh hijau atau kopi hijau. Intinya untuk menurunkan berat badan caranya adalah dengan mengurangi asupan kalori dan rajin berolahraga.

Jika mulai sekarang anda ingin memesan green coffee original dengan kualitas terbaik ini langsung saja menghubungi kami. Hubungi kami SMS/WA 0823 1776 6252.

4.67/5 (3)

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *