Mengetahui golongan darah Anda sering dapat dianggap berguna hanya jika Anda membutuhkan transfusi darah. Namun, ada argumen lain yang mengatakan makan untuk golongan darah A, B, AB, atau O tertentu mungkin menawarkan manfaat kesehatan.

Dipopulerkan oleh naturopath Peter J. D’Adamo, diet berdasarkan upaya golongan darah untuk mencapai kesehatan yang baik secara keseluruhan dan menurunkan risiko mengembangkan penyakit tertentu. Meskipun popularitasnya, belum ada studi ilmiah yang ketat tentang diet golongan darah, sebagaimana dinyatakan oleh D’Adamo sendiri.

Namun, satu pengecualian adalah studi 2014 yang diterbitkan dalam PLoS One, yang menyimpulkan: “temuan tidak mendukung hipotesis diet golongan darah.”

Selain itu, American Journal of Clinical Nutrition melakukan tinjauan data yang terkait dengan diet golongan darah dan menyatakan: “Tidak ada bukti yang ada saat ini untuk memvalidasi manfaat kesehatan yang diakui dari diet golongan darah.”

Baca Juga: Cara Menggunakan Korset Untuk Mengecilkan Perut yang Tepat

Meskipun bukti ilmiah kurang, dalam artikel ini, kita belajar tentang mengapa beberapa orang percaya bahwa golongan darah seseorang dapat mempengaruhi diet mereka, dan manfaat yang diusulkan dari makan untuk golongan darah O.

Fakta cepat tentang diet golongan darah O positif (dan O negatif):

  1. Penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa golongan darah merupakan risiko untuk mengembangkan penyakit atau kondisi tertentu.
  2. Orang dengan golongan darah O telah terbukti memiliki kadar asam lambung lebih tinggi dibandingkan dengan golongan darah lainnya, yang membuat protein dan lemak lebih mudah untuk kelompok ini.
  3. Darah O adalah unik karena memiliki antibodi A dan B dalam plasma, meskipun tidak pada sel itu sendiri, sehingga tidak akan menyerang golongan darah A atau B sebagai penjajah asing.
  4. Daging dan produk hewani, seperti ikan dan unggas, berada di bagian atas daftar masuk untuk diet golongan darah O, karena mereka dimetabolisme dengan baik oleh golongan darah ini.

MENU DIET GOLONGAN DARAH O

Sesuai konsepnya, golongan darah O cenderung memiliki kadar asam lambung yang tinggi. Hal ini membuat mereka bisa mencerna jenins protein. Menurut D’Adamo, tipe golongan darah O perlu banyak mengkonsumsi makanan seperti daging serta makanan laut.

Meski demikian, produk hewani yang terbuat dari susu serta olahannya justru tak disarankan untuk dikonsumsi. Termasuk keju dan yogurt.

Aulia juga mengikuti konsep ini dengan memperbanyak daging di menunya. Untuk sarapan, ia biasa mengkonsumsi setangkup roti bakar dengan sedikit mentega dan gula. Lalu, di siang hari, dia memperbanyak protein dari ikan dan daging.

Demi mencukupi kebutuhan serat, ia tetap mengkonsumsi buah dan sayur. Itu pun tak bisa sembarangan, karena jenisnya sudah ditentukan. Golongan darah O kurang cocok mengkonsumsi buah dengan kandungan asam seperti jeruk, kiwi, dan berry. Sedangkan untuk sayuran, bayam dan brokoli jadi dua jenis yang disarankan.

Categories: Tips & Informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *